FAQ
Frequently Asked Questions
TV LED menggunakan lampu Light Emitting Diode (LED) sebagai backlight. Dibanding TV LCD biasa, TV LED lebih tipis, hemat energi, dan warnanya lebih tajam. Sedangkan dibanding TV Plasma, TV LED lebih ringan, tidak mudah panas, serta konsumsi listrik lebih rendah.
TV LED Samsonic dengan dukungan DVB-T2 bisa langsung mencari siaran digital.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Hubungkan antena UHF ke TV atau STB.
- Masuk ke menu Pencarian Saluran.
- Pilih Pencarian Otomatis untuk menemukan semua siaran digital.
Tips : Gunakan antena luar ruangan agar sinyal lebih stabil.
Ya, bisa. Dengan antena UHF atau TV kabel, Anda tetap bisa menonton siaran digital tanpa internet. Internet hanya diperlukan untuk fitur Smart TV seperti YouTube, Netflix, dan aplikasi streaming lainnya.
- Instal aplikasi tambahan dari Google Play Store.
- Aplikasi bawaan (Netflix, Youtube, Prime Video, Miracast)
Garansi yang diberikan adalah 1 Tahun service dan 1 Tahun sparepart.
Ya. TV LED lebih hemat energi dibanding TV Plasma maupun CRT, sehingga lebih ramah listrik dan ramah lingkungan.
Bisa, gunakan bracket VESA ukuran 20×20 cm – 40×40 cm untuk ukuran TV 32 Inch sampai dengan 55 Inch.
Pastikan bracket yang dipilih kuat menahan bobot TV.
Tersedia mulai dari HD (1366 x 768 Pixel) dan Full HD (1920 x 1080 Pixel) tergantung model dan seri TV.
- Hindari mencabut colokan terlalu sering.
- Atur brightness/contrast secara wajar.
- Bersihkan layar dengan kain microfiber.
- Jauhkan dari panas dan kelembaban.
Ya, TV LED Samsonic memiliki port HDMI dan VGA, Anda bisa menghubungkannya ke laptop atau PC.
Port yang tersedia pada LED TV Samsonic adalah sebagai berikut:
- VGA
- HDMI
- USB Slot
- Headphone In
- RCA/AV In
- Wireless LAN
- Bluetooth (Pada Tipe Smart Android TV)
- Audio Out
- File Movie seperti Mp4 dan MKV
- File Music Seperti Mp3 dan WAV
- File Gambar seperti JPEG dan PNG